Mengenal Tentang Imunisasi Polio

Seperti yang kita tahu bahwa polio merupakan salah satu penyakit yang dikategorikan menular dengan penyebab utama yaitu virus yang berada didalam tenggorokan dan saluran pencernaan. Biasanya seseorang yang memiliki resiko tinggi terhadap penyakit ini yaitu usia balita. Maka, untuk mencegah datangnya penyakit ini imunisasi polio merupakan cara yang paling efektif untuk mencegahnya apalagi untuk usia anak 4 tahun sampai dengan 6 tahun.

Di Indonesia, penyakit polio ini merupakan salah satu penyakit yang sangat menakutkan hal ini dikarenakan seseorang yang terserang virus ini akan mengalami cacat seumur hidup dan bahkan kelumpuhan permanen. Dan yang lebih parahnya lagi tidak sedikit orang yang kehilangan nyawanya karena penyakit yang satu ini.

Lebih parahnya lagi tidak ada yang gejala awal yang menjadi tanda bahwa seseorang terjangkit penyakit ini. Biasanya virus ini menular karena adanya kontak dengan cairan yang keluar dari tinja, hidung maupun mulut seseorang yang sudah diprediksi terserang penyakit polio. Maka dari itu, anda tidak boleh sembarang dalam melakukan berbagai hal apalagi yang berhubungan dengan kontak seseorang.

Sekilas Lebih Dalam Tentang Imunisasi Polio

Imunisasi polio adalah pemberian vaksin yang mana vaksin ini dimanfaatkan untuk melindungi dan bahkan mencegah tubuh dari serangan virus penyebab infeksi polio yang mana infeksi ini merupakan salah satu kondisi yang sangat membahayakan keselamatan seseorang. Perlu anda ketahui bahwa ada 2 jenis imunisasi yang perlu anda ketahui dan wajib untuk anda dapat.

Yang pentama imunisasi OPV atau lebih jelasnya imunisasi polio oral yang merupakan virus polio yang sudah dilemahkan. Dan yang kedua itu imunisasi IPV atau lebih dikenal dengan imunisasi suntik polio yang menggunakan virus yang sudah mati atau dinonaktifkan dan kemudian diberikan dengan cara disuntikan pada bagian tubuh tertentu.

Biasanya OPV diberikan kepada anak yang berusia 0-59 bulan sedangkan untuk imunisasi IPV diberikan sebanyak 4 kali pada saat anak berusia 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan dan sampai dengan 18 bulan. Dan untuk dosis penguatnya diberikan pada saat anak berusia 4 tahun sampai dengan 6 tahun.

Apakah Imunisasi Polio Memiliki Efek Samping?

Walaupun imunisasi polio merupakan salah satu hal yang wajib untuk dilakukan oleh semua orang khususnya untuk anak-anak agar terhindar dari penyakit polio namun bukan berarti tanpa adanya efek samping. Semua imunisasi tentunya memiliki efek samping seperti halnya imunisasi IPV yang mana cara kerjanya ini disuntikan akan menimbulkan efek samping seperti demam ringan dan adanya kemerahan pada bagian yang disuntik.

Untuk mengatasi hal ini apalagi untuk anak-anak yang kemungkinan akan rewel, anda bisa memberikan buah hati anda obat yang mengandung paracetamol seperi ibuprofen atau acetaminophen yang disesuaikan dengan dosis yang dianjurkan untuk anak-anak. Sedangan efek samping untuk imunisasi OPV biasanya yaitu diare ringan tanpa disertai dengan demam namun hal ini sangat jarang sekali terjadi.

Nah, itulah sekilas penjelasan tentang imunisasi polio yang merupakan salah satu imunisasi wajib untuk didapat. Semoga ulasan ini bermanfaat dan menjadi pengetahuan terbaru untuk anda.

sumber :  https://babyologist.com/blog/hal-hal-yang-wajib-anda-ketahui-mengenai-imunisasi-polio-n4007

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *